MANFAAT JAMUR


Jamur Di Indonesia termasuk budidaya relatif baru. Komoditi jamur khususnya jenis jamur merang dan tiram baru dikenal pada 1960-an. Namun pengembangannya dan mulai dikenal masyrakat pada 1970-an. Sebelumnya jamur hanya dikenal sebagai sayuran eksotik. Masih sangat jauh pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan teknologi industri pengolahan jamur serta produk olahan & industrinya.

Jamur merupakan sumber pangan atau makanan yang mengandung gizi dan protein tinggi, vitamin, karbohidrat, serat, mineral, asam amino assensial, lemak, dan asam lemak tak jenuh. Baru beberapa tahun terakhir produk industri jamur mulai mendapat perhatian yakni sebagai bahan baku pangan baik untuk sayuran, nugget, bakso, kripik, bahkan difermentasi sebagai jamur segar dalam botol. Produknyapun mulai dipasarkan di Supermarket. Permintaan pasar pun kini makin meningkat, seiring pengetahuan masyarakat akan manfaat jamur yang mengandung banyak khasiat sebagai  ntibakteri, antivirus, antioksidan, antitumor, menormalkan tekanan darah, menurunka  kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh, menguatkan syaraf, dan dapat untuk mengurangi stress.
Peluang pasar produk jamur saat ini cukup tinggi, kebutuhan pasar lokal sekitar 35% dan pasar luar negeri 65%. Sedang jenis jamur yang diminati yakni jamur merang (Staraw Mushrooms) dan jenis jamur kancing (Champignon atau Agaricus Bisporus).

Sejak tahun 2000 permintaan produk jamur khususnya untuk jenis jamur merang makin besar mencapai 12.500 MT, terdiri pasar Eropa 2.500 MT (20%), Asia dan Australia 3000 MT (24%), USA 6000 MT (48%), Eropa 2,500 MT (20%), Jepang dan Arab 1.000 MT (8%), dan Indonesia sendiri sebesar 3.000 MT (24%) Sedang pasar jenis jamur kancing mencapai 1.13 juta MT, terdiri USA 0.48 juta MT (42%), Eropa sebesar 0.40 juta MT (35%), Indonesia sendiri sebesar 0.029 juta MT (2,5%), dan negara lainnya 0.25 juta MT (23%). Saat ini di Indonesia ada 6 perusahaan penyuplai jamur yakni PT Indo Ever Green, PT Dieng Djaya, PT Suryajaya Abadiperkasa, Khusus PT Zeta Agro, dimana saat ini dari enam perusahaan tersebut mampu mensuplai 50-60 FCL atau 30 ton jamur segar perhari.

Perkembangan nilai dan volume ekspor jamur sejak tahun 2000, untuk jamur segar volumenya 2.475.222 kg dengan nilai US $ 3.665.646. Jamur olahan 26.175.000 kg dengan nilai US $ 31.214.530. Selain jamur merang dan jamur kancing, permintaan jamur kuping dari beberapa negara juga semakin meningkat rat  ata perbulan ke Jepang 25 ton, Taiwan 20 ton, Singapura 15 ton. Sedangkan produksi yang dihasilkan di Jogyakarta 16 ton perbulan dengan harga di pasar internasional berkisar US $ 2.5 – 4.

Setiap tahun permintaan akan jamur dalam negeri maupun luar negeri mengalami kenaikan antara 10-20%. Kedepan pola pemasaran yang terjadi di daerah-daerah menjual jamur segar, perlu merubah dengan diversifikasi produk atau diolah dalam bentuk lain seperti dibuat, bakso dan kripik atau produk untuk pemakaian jangka panjang seperti kecap, saos dan jamur botol. Hal ini berkaitan dengan sifat jamur yang mudah busuk. Dengan menciptakan berbagai jenis makanan olahan dari jamur, tentunya akan membuka peluang baru. Apalagi hasil penelitian telah menemukan jamur dapat dijadikan sebagai bahan baku makanan suplemen kesehatan dan bahan baku obat-obatan. Tentu hal ini membuat komoditi jamur makin prospektif.

Langkah lebih lanjut, perlunya penyebaran informasi pengolahan jamur kepada IKM baikdalam bentuk profil maupun pelatihan teknis diberbagai Propinsi yang berpotensi untuk pengembangan industri jamur. Disamping itu perlu adanya kerjasama aparat pembina antara instansi terkait dari Dep. Pertanian sebagai pembina budidaya dan pasca panen (bahan baku) dengan Dep.Perindustrian sebagai pengolah bahan baku menjadi industri hasil olahan dari jamur.

Pengembangan pasar yang lebih luas baik ditingkat regional maupun internasional perlu diadakan perbaikan produk terutama dalam kemasan yang higienis. Dengan begitu akan memberikan nilai tambah  pada produk jamur, yang selanjutnya dapat meningkatkan pendapatan petani jamur. Dan yang lebih penting lagi dapat menyerap tenaga kerja makin banyak.
Terdapat ribuan spesies Jamur di dunia ini. Ada Jamur yang merugikan dan menguntungkan bagi manusia. Jamur yang menguntungkan bagi manusia adalah Jamur yang mempunyai berbagai manfaat sebagai berikut:
•Konsumsi. Contohnya: Jamur Tiram, Jamur Kuping, Jamur Merang, Jamur Shiitake dan Jamur Champignon
•Membantu Peragian. Contohnya: Jamur untuk tempe, oncom dan tape.
•Pengobatan. Contohnya:

Jamur Tiram Putih berguna sebagai pencegah hipertensi, mencegah kanker dan mengandung lovastatin (penurun kolesterol). Para ahli di luar negeri telah berhasil mengekstrak Jamur Tiram Putih untuk mengambil senyawa aktif lovastatin.

Jamur lingzhi dipercaya dapat meningkatkan proses metabolisme & menunda penuaan dini. Dari hasil riset peneliti Jepang, terbukti bahwa ganoderma mengandung 800 – 2000 ppm germanium organik, dimana 4 – 6 kali lebih kuat dari ginseng, selain itu Ganoderma Lucidum juga mengandung polisakarida yang bisa memperkuat system imun. Orang-orang Jepang dan Cina telah membuktikan hal ini, mereka telah mengkonsumsi Jamur ribuan tahun yang lampau.

Jamur Kuping sebagai anti kolesterol dan menetralkan senyawa toksik. Orang-orang Inggris percaya bahwa Jamur Kuping dapat menyembuhkan sakit tenggorokan .
Jamur Merang berguna sebagai pencegah anemia/kurang darah, kanker dan darah tinggi.

Jamur Shiitake berguna sebagai penghambat pertumbuhan tumor dan kanker sampai 72-92%.

Produk Olahan Jamur Tiram Putih Sebagai bahan konsumsi.

Jamur Tiram Putih dapat diolah sebagai Sup Jamur, Soto Jamur, Pepes Jamur, Oseng-oseng Jamur, Jamur Crispy, Kripik Jamur, Mie Jamur, Sate Jamur, dikeringkan dan dikalengkan. Jamur Tiram kalengan sudah banyak di jual di Carefour, di luar Indonesia Jamur Tiram disebut dengan Abalone Mushroom. Jamur Tiram kalengan ini produksi negara Thailand dan diimpor ke Indonesia dengan merk Hand Brand. Harganya cukup mahal yaitu Rp. 18,400 per kaleng kecil.

Dari segi gastronomik ataupun organoleptik ( rasa, aroma dan penampilan), jamur kuping kurang menarik bila dihidangkan sebagai bahan makanan. Namun jamur kuping sudah dikenal dekat sebatai ahan makanan yang memiliki khasiat sebagai obat dan penawar racun.

Lendir yang dihasilkan jamur kuping selama dimasak dapat menjadi pengental. Lendir jamur kuping dapat menonaktifkan atau menetralkan kolesterol. Jamur kuping dapat dibedakan berdasarkan bentuk, ketebalan, dan warnanya. Jamur kuping ang mempunyai bentuk tubuh buah kecil (sering disebut jamur kuping tikus) digemari oleh konsumen karena waranya lebih muda, dan rasanya sesuai dengan selera.

Jamur kuping yang tubuh buahnya melebar (jamur kuping gajah) rasanya sedikit kenyal atau alot sehingga kurang disenangi karena harus diiris kecil-kecil bila akan dimasak. Jamur kuping selain untuk ramuan makanan juga unuk pengobatan. Untuk mengurangi panas dalam, mengurangi rasa sakit pada kulit akibat luka bakar.

Kandungan nutrisi jamur kuping terdiri kadar air 89,1, protein 4,2, lemak 8,3, karbohidrat total 82,8, serat 19,8, abu 4,7 dan nilai energi 351. Jamur kuping dipanaskan, maka lendir yang dihasilkan oleh masyarakat dan tabib pengobatan memiliki khasiat:
•  Penangkar / penon-aktif racun baik dalam bentuk racun nabati, racun residu    pestisida, bakhan sampai ke racun berbentuk logam berat. Hampir semua    ramuan masakan Cina, jamur kuping selalu ditambahkan untuk tujuan    menonaktifkan racun yang terbawa dalam makanan.
•  Kandungan senyawa dalam lendir jamur kuping, efektif untuk menghambat    pertumbuhan carcinoma dan sarcoma (kanker) sampai 80 – 90%. Berfungsi juga    untuk antikoagulan bahkan menghambat penggumpalan darah.
•  Lendir jamur kuping dapat meghambat dan mencegah penggumpalan darah.

Manfaat jamur kuping untuk pengobatan penyakit antara lain:
•  Darah tinggi/pembuluh darah mengeras akibat penggumpalan darah: 3 gram    jamur kuping kering, rendam semalam dan buang airnya hingga tinggal jamur    basah, tempatkan dalam rantang, tambahkan air bersih dikusus hingga lunak,    tambahkan gula batu secukupnya dimakan secukupnya sehari sekali.
•  Kurang darah dengan memasak jamur kuping 30 gram, ditambah 30 gram buah    kurma, ditambah air bersih 5 gelas diminum dimasak sampai airnya tersisa 1    gelas. Hal diatas juga dapat diterapkan untk mengobati sakit wasir/ ambeian.
•  Datang bulan tidak lancar dan memperlancar buang air besar. Jamur kuping    dimasak bersama bahan-bahan lain seperti sayuran.

MANFAAT  DAN KANDUNGAN JAMUR

Jamur mempunyai nilai gizi tinggi terutama kandungan proteinnya 15-20 persen ( berat keringnya), daya cernanya  tinggi (34-89 persen), sifat nutrisi kelengkapan asam amino pada jamur lebih menentukan mutu gizinya. Jamur segar mengandung 85-89 persen air, kandungan lemak  rendah antara 1,08-9,4 persen ( terdiri dari asam lemak bebas mono ditriglieserida, sterol, dan phoshpolipida) ketika kering.

Karbohidratnya  dalam bentuk heksosan dan pentosan polimer karbohidrat (berupa  glikogen, khitin dan sebuah polimer N-asetil glikosamin). Khitin merupakan unsur utama serat yang terdapat di  jamur titam putih. Jamur  merupakan sumber vitamin antara lain thiamin, niacin, biotin,  asam askorbat, vitamin A dan D meskipun jarang ditemukan pada jamur. Pada jamur tiram putih terdapat ergosterol yang merupakan prekursor vitamin D. Jamur tersebuyt  kaya akan mineral terutama phosphor, mineral lain yang dikandung di antaranya kalsium dan zat besi.

Shitake juga dikenal sebagai bahan pangan yang mempunyai potensi sebagai obat. Jamur ini diduga  sebagai antitumor dan antivirus karena mengandung senyawa polisakarida yang dikenal dengan sebutan lentinan. Shitake juga dilaporkan dapat menurunkan kadar kolesterol darah dengan aktivitas eritadenin yang dimilikinya. Dalam jamur ini terdapat pula kandungan asam glutamat,  Asam amino serta  5 ribunukleotida dalam jumlah besar156,5 mg/100 gram.

Khusus untuk jamur kuping, di samping banyak sekali kegunaannya di dalam susunan menu makanan sehari-hari yakni sebagai pengganti daging, sebagai sayuran, dan sebagai “bahan pengental” (karena mempunyai lendir), juga mempunyai fungsi lain sebagai bahan penetral.  Lendir pada jamur kuping dapat berkhasiat untuk menetralkan senyawa berbahaya yang terdapat dalam makanan. Karena itu, tidak heran pada jenis makanan yang terdiri dari banyak bahan pangan, selalu ditambahkan jamur kuping.

Jamur merang juga merupakan sumber dari beberapa macam enzim terutama tripsin yang berperan penting untuk membantu proses pencernaan makanan. Jamur merang dapat juga sebagai makanan pelindung karena mengandung vitamin B-kompleks yang lengkap termasuk riboflavin serta memiliki asam amino esensial yang cukup. (tim biologi spipat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s