History of Kediri city


Sebelum  kerajaan Kadiri Mungkin raja-raja Jenggala tidak cakap, sehingga kerajaan Jenggala mengalami keruntuhan, sehingga   kerajaan Panjalu menjadi lebih terkenal dan populer dengan nama DHAHA, letak ibukota DHAHA diperkirakan di jantung  di kota Kediri pada saat ini. Pada zaman pertengahan abad ke-11 mulai muncul adanya  sejarah kerajaan Kadiri, SRI JAYAWARSA sebagai raja pertama memerintah pada tahun 1104-1115 M.

KAMISWARA menggantikan SRI JAYAWARSA memimpin kerajaan  sekitar tahun 1115-1130 M, dia mendamaikan perseteruan dengan dengan kerajaan Jenggala dengan mempersunting SRI KIRANA (pihak jenggala) untuk meredakan permusuhan antara kedua kerajaan . Pada jaman kerajaannya terlahir pujangga termasyur yaitu Mpu Dharmaja, Mpu tersebut sangat termasyur di zamanya  sehingga terkenal dengan kitab Semara Dahana dan Mpu Tanakung mengarang Kitab Lubdaka dan Wertasantya.

SRI JAYABAYA memimpin kerajaan  pada tahun 1135-1157 M, SRI JAYABAYA terkenal sebagai pujangga dan sering dihubungkan dengan buku-buku dan kitab -kitab Jayabaya, di zaman kerajaan ini terlahir dua pujangga yang terkenal yaitu Mpu Sedah yang telah berhasil menyalin buku Bharatayuda dari Mahabarata yang kemudian diselesaikan oleh Mpu Panuluh.

Setelah Jayabaya, kerajaan Dhaha diperintah oleh antara lain :

  • Sarwosworo pada tahun 1159-1161
  • Aryosworo pada tahun 1171-1174
  • Gandra pada tahun 1181
  • Kamesworo II pada tahun 1182-1185

KERTAJAYA adalah Raja Kadiri yang terakhir, KERTAJAYA yang memimpin kerajaan Kediri pada tahun 1185-1222 M, ia memerintah dengan sewenang-wenang serta kurang bijak hingga timbul pemberontakan yang berakibat melemahkan kerajaan. contoh  pertentangan yang terjadi adalah antara Kertjaya dengan golongan Pendeta.

Pertentangan tersebut berakibat Golongan Pendeta menyingkir ke Tumapel (Ken Arok) dan sehingga pada masa pertentangan tersebut mengakibatkan terjadi  pemberontakan. Penyerangan serta pemberontakan Tumapel (Ken Arok) pada tahun 1222 telah meruntuhkan kerajaan Kadiri, sehingga kerajaan mulai diduduki dan dipimpin oleh Ken Arok dan Kerajaannya  dipindah ke Singosari.

Pada Zaman  Kerajaan Singosari yang dipimpin oleh Kertanegara, maka Pemerintahan Kartanegara berhasil:

  • Mempersatukan Nusantara
  • Pembinaan menjadi Negara Maritim yang teguh
  • Membantu perkembangan agama Syiwa dan Budha
  • Dengan berkembangnya kekuasaan Singosari menimbulkan kecurigaan negara-negara sekitarnya.

Sehubungan dengan berkembangnya kerajaan pada saat di pimpin oleh Kertanegara  membuat h kerajaan Mongol (Cina) dibawah Kaisar Kubilai Khan, yang ingin merebut kerajaan Singosari. Sehingga Pada tahun 1280 Kubilai Khan mengirim utusan menuju kerajaan  Singosari untuk minta pengakuaan kekuasaan yang dipertuankan kepada Singosari. Dengan dikirimkanya utusan tersebut maka secara tegas Singosari menolak permintaan Kubilai Khan sebagai permusuhan serta perebutan kekuasaaan  mulai ditingkatkan terhadap kerajaan Cina.

Pada saat  Kartanegara berkonsentrasi untuk menghadapi kerajaan Cina, maka Jayakatwang keturunan Raja Kadiri melakukan persiapan untuk memberontak serta  merebut kembali tahta kerajaan dari tangan Singosari. Pada tahun 1292 M, terjadilah pemberontakan terhadap kerajaan  Singosari sehingga tahta kerajaan serta pusat kerajaan kembali ke Kadiri.

Dalam penyerangan tersebut Kartanegara tewas dalam pertempuran, sedangkan penerusnya adalah Raden Wijaya dapat melarikan diri ke sebelah Utara dan menyeberang ke Madura diterima oleh Arya Wiraraja.

Pada tahun 1293 Kubilai Khan mengirim pasukan ke Jawa khusunya kerajaan kediri untuk membalas penghinaan kartanegara, tetapi Raden Wijaya membuat keputusan untuk bersekutu dengan pasukan Cina dan bersama-sama menangkap dan  menghukum Kartanegara, serta menyerang Jayakatwang di Kadiri. persekutuan tersebut berakibat Jayakatwang menyerah dan ditahan hingga meninggal.

Setelah  meninggalnya Jayakatwang maka runruhlah kerajaan Kadiri, keruntuhan ini seakan-akan mengakhiri sejarah kerjaan Kadiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s